•  

    Customer Supports & Sells

    (+62)737-71001/71002

  •  

    Opening Times

    Mon - Fri 08.00 - 11.00

MUKOMUKO - Seleksi Sekretaris Daerah Kabupaten Mukomuko saat ini sedang berlangsung yang di mulai dari tes Esesment di Jatinangor hingga makalah, rekam jejak, dan terakhir tes wawancara yang menurut rencana akan selesai hari ini (rabu, 28/11/2018). Hasil keputusan Timsel akan di rapatkan di Bengkulu kemudian di serahkan ke Bupati untuk menentukan tiga besar (3 ) besar kemudian dilaporkan ke KSN lagi seterus untuk menentukan siapa yang di pilih semua keputusan siapa yang menjadi Sekda Defenitif Kabupaten Mukomuko di tentukan oleh Bupati baru di kirimkan ke KSN untuk mendapat rekomendasi untuk di lantik.

Jadi keputusan siapa yang menjadi Sekda depenitif ada di tangan Bupati. Kepala BKPSDM, Jawoto yang di sampaikan Seketaris, Edi Suntono menyampaikan Timsel yang berjumlah 5 orang hanya merekomendasikan kepada Bupati kemudian Bupati lah yang menentukan untuk 3 besar, kemudian di laporkan ke KSN dan kembali lagi ke Bupati untuk menentukan siapa Sekda yang menjadi pendampingnya, seterusnya di laporkan ke KSN lagi untuk meminta persetujuan pelantikan, baru lah Bupati melantik Sekda terpilih hasil seleksi Timsel Jabatan Pratama Tinggi (JPT), ujar Edi ramah.

"Timsel hanya merekomendasikan hasi tes Essesment, makalah, rekam jejak, dan tes Wawancara,kemudian di rapatkan di Provinsi Bengkulu, baru di serahkan ke Bupati seterusnya di laporkan ke KSN, keputusan akhir ada di tangan Bupati," tutur Edi tegas. Sementara saat rekam jejak Kesalah satu OPD  dengan salah satu calon Sekda Ketua Timsel, Dr. Zakaria, MPd yang di dampingi Anggota, Dr. Alexon, MPd menyampaikan beberapa kriteria Sekda untuk meminta pendapat ke pada Awak Media apa saja menurut Media kriteria menurut seorang Media, ujar Ketua Timsel JPT ramah. "kita ingin bertanya kepada Media ada ngak kriteria Calon Sekda yang pantas menjadi Sekda dari 5 Peserta yang mengikuti Tes seleksi Sekda, dan di jawab oleh Awak Medi" ada, " tutup Zakaria tegas.(Mc mukomuko/tiney)