•  

    Customer Supports & Sells

    (+62)737-71001/71002

  •  

    Opening Times

    Mon - Fri 08.00 - 11.00

MUKOMUKO – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Mukomuko pastikan semua Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab telah terdaftar sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).
Menurut Sekretaris BKPSDM, Edy Suntono, SH dari total 3.520 ASN dibawah naungan Pemkab, 99 persen telah terdaftar sebagai peserta BPJS. ‘’Semua Pegawai Negeri Sipil Pemkab Mukomuko telah terdaftar sebagai peserta BPJS. Dan itu bisa dimanfaatkan untuk berobat,’’ ungkapnya.
 ASN peserta BPJS disesuaikan dengan golongan. Kata Edy, bagi ASN golongan IV, mendapat fasilitas BPJS kelas I, untuk golongan III, tercatat sebagai peserta BPJS kelas II dan golongan II terdaftar di kelas III.
‘’Sudah banyak ASN yang berobat menggunakan pelayanan kartu BPJS. Fasilitas BPJS, sesuai dengan status golongan kepegawaian,’’ ujarnya. (MC Kominfo)

MUKOMUKO – Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu di tahun 2018 ditargetkan lima pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) masuk dalam daftar penilaian akreditasi. Sementara ini, dari 17 Puskesmas di Kabupaten Mukomuko, enam diantaranya sudah melalui proses penilaian oleh tim Surveyor Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
‘’Untuk dua tahun terakhir, enam Puskesmas sudah melalui proses akreditasi oleh tim surveyor. Dua diantaranya di tahun 2016 dan empat lagi di tahun 2017 ini. Untuk tahun 2018, kita punya rencana untuk menyiapkan lima Puskesmas lagi yang bakal dinilai oleh tim akreditasi. Sesuai target, jelang tahun 2019 batas akhir proses akreditasi, semua Puskesmas di daerah telah berstatus terakreditasi,’’ kata Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mukomuko, Junharto, SKM di ruang kerjnya, Rabu (13/12/2017).
Senada dengan disampaikan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Mukomuko, Heri Junaidi, SKM.  Untuk tahun 2018, lima Puskesmas akan diusulkan untuk diproses penilaian akreditasi ke Kemenkes RI.
’’ Mengingat akreditasi ini sangat penting bagi Puskesmas untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, maka kita kembali menyiapkan usulan akreditasi. Namun belum ditetapkan, Puskesmas mana yang harus dipersiapkan dan akan kita usul ke pusat,’’ pungkasnya. (Dinas Kominfo)

MUKOMUKO -  Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu targetkan awal tahun 2018 empat unit mobil angkutan transportasi desa (Trandes) mulai beroperasi. Mobil Trandes hasil pengadaan tahun 2017 itu dioperasikan sebagai pelayanan akan jasa transportasi bagi masyarakat.

 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mukomuko, Apriansyah, ST MT melalui Kabid Perhubungan, Jailani, SH didampingi Kasi Operasional, Rabiadi, SE  di ruang kerjanya, Selasa (12/12) menyampaikan, semua mobil Trandes hasil pengadaan dalam kondisi ready dan siap dioperasikan. Kendati demikian, untuk mengatur wilayah dan rute jangkauan operasional mobil Trandes, katanya, pihak PUPR masih menunggu petunjuk bupati.

 

‘’Jika tidak ada kendala, awal tahun depan mobil Trandes hasil pengadaan tahun 2017 mulai dioperasikan untuk melayani jasa angkutan masyarakat. Rute operasional Trandes telah disusun dan tinggal menunggu penetapan bupati,’’ ungkapnya.

 

Ia menjelaskan, empat unit mobil Trandes itu merupakan program pengadaan Pemkab Mukomuko tahun 2017 melalui Dinas PUPR Bidang Perhubungan. Anggaran pengadaan sebesar Rp 1,5 miliar bersumber dari APBD Mukomuko 2017. Tujuan pengadaan Trandes ini, sebagai pelayanan transportasi masyarakat.

‘’Anggaran pengadaan Trandes bersumber dari APBD 2017. Tujuannya, untuk membantu pelayanan kebutuhan transportasi masyarakat,’’ demikian Jailani. (Dinas Kominfo)